ocehanburung

Karena awalnya adalah kata….

Meraba Masa depan Demokrat…

Posted by Ocehanburung on 21 February 2012

demokratTidak bisa dipungkiri, bahwa partai yang sedang menjadi momok besar dinegara ini adalah partai Demokrat. Partai yang bisa dibilang masih muda ini harus menerima ’cobaan” yang cukup berat dan terus menerus. Dari soal kritik pedas yang ditujukan pada presiden yang di usungnya sampai soal yang sedang jadi kasus Favorit dinegara ini yaitu KORUPSI.

 

Sudah menjadi hal wajar memang, bahwa orang kita itu sangat senang mengkritik sesuatu, satu sisi ini adalah baik namun sisi lain ”Kebiasaan” ini akan menjadi tidak baik jika kebablasan. Namun itu semua adalah satu dari sekian banyak tantangan yang harus dialami oleh semua publik figure termasuk partai-partai yang berani memplokamirkan dirinya di negara ini.

 

Sosok Nazaruddin, sebagai salah seorang cukup penting di Demokrat yang merasa di ”korban”kan, menjadi pelatuk utama dalam yang mengguncang partai Lambang Mercy ini dengan berbagai manuvernya. Dengan berbagai bukti yang katanya dia miliki, nazaruddin terus saja berusaha menyeret sebanyak mungkin anggota partai yang menurut dia juga harus bertanggung jawab. Tudingan Nazar tidak main-main, adalah ketua umum Demokrat yang tidak lain ”bekas” sahabat karibnyalah yang dia tunjuk untuk ”menemani”nya di dalam bui, selain beberapa orang yang cukup dikenal di negara kita.

 

Tidak bisa dipungkiri, Demokrat saat ini sedang diterpa oleh Angin topan besar yang bisa meluluhlantakkan partainya. Partai yang selama ini terkenal bersih, kuat dan bergengsi ini sedang dalam titik ujian tertingginya.

 

Kejadian yang sedang mengguncang partai besar ini tidak bisa di pungkiri adalah salah satu peluang untuk para pesaingnya dalam meraih simpati bagi para pemuja Demokrat yang sudah mulai bimbang dengan pilihannya. Tidak sedikit orang dalam demokrat baik dari level ranting maupun cabang yang sudah mulai berani bicara soal berbagai kejanggalan yang ada dalam partainya. Bahkan sopir pribadipun tidak luput dari sorotan kamera TV karena dia dinilai mengetahui perihal kejanggalan dalam proses pemilihan ketua umum beberapa waktu lalu.

 

Seperti yang saya tuliskan pada postingan ”FPI nasibmu kinibahwa Menjaga nama baik itu jauh lebih berat daripada mendapatkannya…

 

Dan itulah yang sedang demokrat alami saat ini, terlebih pada tahun 2014 ini SBY tidak lagi dapat mencalonkan diri sebagai presiden, maka semakin berkuranglah pendukung Demokrat yang tidak bisa dibilang tidak, jika sebagian besar pendukung Demokrat sebenarnya adalah pecinta SBY dan bukan pecinta Partainya.

 

Jika Demokrat cinta negeri ini dan jika Demokrat ingin terus ada dan di puja, ayolah bantu kawanmu untuk menuju ke kebaikan, baik itu dengan menunjuk hidungnya yang kotor atau mungkin juga dengan terus membina kawanmu yang masih bersih.

 

Karena sesungguhnya diam dalam mengetahui itu lebih buruk daripada bicara dalam kekosongan..

 

Jika Demokrat tidak bisa ”membenahi rumah tangganya” secepatnya, dan jika demokrat masih saja terus berusaha mencari celah dan tidak ikut aktif membantu aparat anti korupsi untuk melaporkan anggotanya yang ”nakal” dengan alasan ”biar yang berwenang yang menangani” maka bisa di pastikan…

 

Demokrat berakhir seiring dengan berakhirnya kepemimpinan SBY…

 

Maka LANJUTKAN… tinggallah Slogan…


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
Share and Enjoy:
  • Facebook
  • TwitThis


4 Responses to “Meraba Masa depan Demokrat…”

  1.   Cara Mengobati Asam Urat Secara Tradisional Says:

    setuju,,,sekarng demokrat memang sedang mengalami ujian yang amat besar,,,kini partai yang dianggap bersih kini terbuka,,kalo mau terus gini aja,,siap-siap,,lanjutkan kehancurannya,,,

  2.   rek Says:

    Jangan gitu ama Demokrat ah… Gitu2 Demokrat pencetak president lou.. coba adakah president yang bisa bikin lagu kecuali jebolan Demokrat,… jangan2 nazar dulu diajarin nyanyi juga..

  3.   anto Says:

    partai demokrat = sarang koruptor dan tempat kumpul orang2 yg terlibat kasus hukum….

  4.   ely susianti Says:

    setuju banget, kalo kasus Nazar tdk tuntas dan masyarakat banyak yg meyakini bahwa lebih dari 50% nyanyian si Nazar adalah benar mk 2014 partai demokrat akan jd juru kunci. tp benar jg lho kalo satu2nya presiden yg gemar menelorkan album ya presiden RI yg sekarang. dan satu lg senang menghiba-hiba.

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>