Catatan Perjalanan kita di Benua Eropa

6 Oct 2016

Perjalanan Kita di Benua Eropa

Belum habis ketidakpercayaan saya untuk meyakini bahwa memang benar saya dan istri pernah menginjakkan kaki di Negara yang menjadi saksi kekalifahan terakhir di ujung eropa 2013 lalu. Turki.

Setelah tiga tahun berselang, saya dan istri kembali diberi kesempatan untuk bisa merasakan dingin, sejuk dan berbedanya budaya di Eropa tahun 2016 ini kami kunjungi.

IMG_0404

(Hagia Sopia. 2013)

Dan kami diberi kesempatan mengunjungi Eropa lagi, 5 Negara yang kami kunjungi selama 9 hari di Eropa Barat. (akan 6 jika Dubai tempat kami transit masuk dalam hitungan).

Mulai dari Itali - Swiss - Perancis - Belgia - Belanda.

Setiap Negara memiliki Kenangan sendiri bagi kami berdua. Udara yang dingin dan Jalan yang tidak ramai serta minim kendaraan bermotor, karena Sepeda, jalan kaki dan Roda dua adalah alat transportasi yang lebih mereka sukai untuk aktifitas sehari-hari mereka.

Nah, Agar dapat lebih nyata, saya akan tuliskan dan sertakan foto tempat-tempat wisata dan pemandangan kota sekitar yang sempat kami kunjungi di 5 negara tersebut.

  1. Italia.

IMG_001

(Katedral Itali)

Tempat wisata pertama yang kami kunjungi berada di kota Milan Itali. Adalah Castello Sforzesco Duomo (Katedral Kota Milan). Katedral bernuansa Gothic ini begitu megahnya. Begitu juga dengan Galeria Vittorio Emanuellenya, Lobby yang luas dan bercorak Romawi yang sekitarnya berisi toko-toko Tas dan pakaian berkelas. Saya tidak sanggup untuk tidak menaikkan pandangan saya ke atas langit-langitnya karena memang langit-langitnya penuh dengan ornament patung dan lukisan khas Eropa, indah dan megah. Ada satu yang unik yang dilakukan oleh wisatawan di galleria ini, ada satu lantai yang bergambar Banteng, yang mana pada bagian alat kelamin banteng tersebut ada ceruk, dan diyakini jika kita meletakkan tumit kita pada ceruk tersebut dan memutarkan tumit kita tersebut 360 derajat, maka suatu saat kita akan kembali berkunjung kesana. Apakah saya melakukan ritual itu?? Tentu saja.

Oh iya, jika anda berkunjung ke Katedral ini, anda akan banyak menemui banyak burung merpati dan akan banyak juga yang menawarkan jagung untuk pakan mereka. Berhati-hatilah, jangan mudah terbujuk untuk menerima pemberian mereka, karena tidak jarang itu jebakan dan mereka akan meminta bayaran untuk itu. Yang jelas, sebenarnya, untuk memancing para burung itu mendekati anda, cukup dengan mengangkat tangan anda dan pasti burung-burung merpati itu akan berduyun menghampiri anda. Dan Fotolah sepuasnya.

IMG_002

IMG_003

IMG_6339

(Foto Galleria Vitorio)

Setelah puas berkeliling Galleria, Akhirnya patung yang fenomenal itupun saya lihat. Patung Leonardo Da Vinci. Seorang pelukis yang multi Genius. Dia tidak hanya mahir melukis, namun berbagai bidang ilmu sangat dia kuasai, Fisika, Astrologi,Kimia, filosofi dan lainnya. Tidak heran jika Milan Itali yang bukan tanah kelahirannya, sangat begitu menghormatinya sampai mengabadikan dalam bentuk patung dirinya sebagai tanda penghormatan atas apa yang Leonardo sudah lakukan untuk kota mereka. IMG_6299 IMG_004

(Patung Leonardo Da Vinci).

  1. Swiss.

Hari kedua, kami tiba di Swiss, Negara yang sangat membuat saya ingin tinggal disana. Sepanjang jalan yang kami lalui menuju pusat kota Swiss adalah hamparan rumput hijau yang berbukit-bukit dan rumah sederhana yang berjarak lumayan saling berjauhan diantaranya. Saya langsung teringat pada film anak-anak Teletubies dan perbukitan yang sering mereka buat untuk bermain, itu sangat mirip dengan pemandangan di sepanjang Kota Swiss yang saya lewati. Udara yang menurut mereka sejuk namun menurut kita dingin itu ( 8 – 10 c) membuat swiss sangat sukar kami lupakan.

Dan tibalah kami di hamparan pegunungan Alpen yang fenomenal itu. Sepanjang jalan menuju kesana adalah pemandangan yang sebelumnya hanya bisa kami dapatkan di lukisan atau foto-foto wallpaper yang kita bisa lihat di dunia maya. Tapi kali ini saya menyaksikannnya sendiri, dan tentu saja, Shutter kamera saya tidak bisa berhenti untuk mengabadikannya. Inilah hamparan Pegunungan Alpen yang sangat indah itu.

 

IMG_6592 IMG_6618 IMG_6638 IMG_6701 IMG_007 IMG_005 IMG_006

(Foto-Foto Perjalanan menuju Titlis (Pegunungan Alpen)).

Tujuan utama kami ke Swiss adalah ke Mount Titlis yang merupakan salah satu Gunung dari hamparan pegunungan Alpen, Mount Titlis yang memiliki Salju abadi memang sudah sangat terkenal bagi pada turis dan merupakan Destinasi “Wajib” bagi para Turis mancanegara, Dan ikut dalam destinasi Mainstream itu tidaklah merugikan, bahkan sangat membekas bagi saya dan istri, karena pada saat itulah saya benar-benar pertama kali merasakan menyentuh sasuatu yang sangat terkenal itu. SALJU. Itu pertama kalinya saya menyentuh Salju. Mount Titlis adalah salah satu destinasi yang wajib anda kunjungi untuk wisatawan Indonesia jika berkesempatan Ke Eropa barat. Gunung berselimut salju yang sangat indah sepanjang kita menuju puncaknya adalah yang akan anda temui, dengan menggunakan kereta gantung yang memakan waktu cukup lama (30 Menit), dan itu pengalaman yang sulit tergantikan.

IMG_6876 IMG_6855 IMG_6985 IMG_7002 IMG_6785 IMG_008 IMG_009 IMG_010

(Mount Titlis)

Video Amatir kita bisa klik di link ini : Video Amatir to Mount Titlis

Selesai makan siang di Puncak Gunung Titlis, dan puas menikmati salju abadinya serta membeli souvenir yang ada disana, kami menuju destinasi kedua di Swiss. Yaitu kota kecil Luzern. Disana kami mengunjungi bangunan tua di tengah danau yang merupakan ikon kota Luzern Swiss yaitu Jembatan Kapel atau Bridge of Luzern yang dibangun 1333. Jembatan ini sempat terbakar tahun 1993 namun berhasil direnovasi kembali. Yang unik dan sangat fotogenik adalah menara yang ada ditengah jembatan tersebut yaitu menara Wasserturm (Menara Air) persegi delapan yang awalnya merupakan sebuah penjara dan ruang penyiksaan. Bagi para Forografer pecinta komposisi dan angle. Jembatan dan menara ikon kota Luzern bisa jadi destinasi yang akan menguras SD Card anda. Oh iya. Dikota ini jugalah penghasil Jam tangan yang fenomenal itu. Jam made in Swiss Rolex. Jangan hilangkan kesempatan anda untuk membeli jam yang benar-benar dibuat di kota penghasilnya. Swiss!!.

IMG_7164 IMG_7172 IMG_011 IMG_012 IMG_014

(Bridge of Luzern)

  1. Perancis

Swiss kita tinggalkan, setelah berdingin-dingin, dan tibalah kami di kota yang katanya penuh dengan cinta. Perancis. Gapura paling fenomenal Kota Paris adalah yang kami kunjungi pertama kali. Adalah Arc de Triomphe atau bisa diterjemahkan yang berarti Gapura Kemenangan yang dibangun oleh Napoleon Bonaparte dalam rangka menghormati para tentara kebesarannya. Konon jika dilhat dari atas, maka Gapura ini tepat berada ditengah di persimpangan jalan raya yang berbentuk bintang 5.

IMG_7578 IMG_7636 IMG_015

(Arc de triomphe)

Namun jika anda ingin merasakan bangunan yang mirip dengan gapura ini, sebetulnya anda tidak perlu jauh-jauh mengunjungi Eropa, karena di Negara kita sendiri, tepatnya di Kudus. Juga ada bangunan yang memang mirip dengan Arc de Triomphe.

Setelah puas berfoto-foto dan mengitari Arc de Triomphe, Kita berhenti sebentar di Astana yang mana disana bersemayam sosok Napoleon Bonaparte. Nama Lokasi tersebut adalah Les Invalides, Mari kita doakan semoga Bonaparte tenang di sisiNya ya…

IMG_7475 IMG_028

(Les Invalides)

Setelah itu kita melanjutkan perjalanan ke Menara yang tidak jarang orang-orang memasukkan menara tersebut dalam Daftar tempat-tempat yang sangat ingin mereka kunjungi. Dan saya merasa, mereka tidak salah memimpikan itu karena Menara Eiffel memang beda. Aura kemegahan dan keindahan langsung saya rasakan ketika saya dan istri menyaksikan menara yang tersusun dari jutaan batang baja yang membuat Menara Eiffel begitu Fenomenal. Menara yang berada di tepi sungai Seine di paris ini telah menjadi Ikon Global tujuan Destinasi Utama di Negara Prancis. Menara yang pada awal pembangunannya ini sempat menuai kritikan karena terlalu mahal dan dianggap mengganggu mata ini, justru saat ini menjadi ikon yang sangat mampu menyerap Turis untuk mengunjungi Paris Perancis. Dan saya… Dia… telah berhasil mencicipi keindahan dan kemegahannya.

IMG_7792 IMG_7893 IMG_7908 IMG_7782 IMG_8325 IMG_8378 IMG_018 IMG_019 IMG_020

(Menara Eiffel)

Video Amatir kami ketika di Eiffel bisa di Klik sini : Kami di Eiffel

Karena tidak ingin melewatkan setiap sisi keindahan yang disuguhkan oleh Kota paris di sekitar Menara Eiffelnya, maka kami juga memutuskan untuk menaiki Cruise yang berlayar disepanjang sungai Seine. Yang mengitari menara Eiffel. Setiap Angle menara Eiffel sebanyak mungkin saya ambil untuk koleksi foto saya. Ya… Menara Eiffel memang Indah.

IMG_8181 IMG_8210 IMG_022

(Cruise Eiffel)

Setelah selesai menikmati tepi sungai dengna pemandangan Menara Eiffel dengan Cruise. Dan sebelum diberi kesempatan berbelanja, kita diberi kesempatan dulu untuk mengunjungi ikon Museum Musee du Luvre di paris yang terkenal itu. Museum yang jadi sangat kondang karena Novel Dan Brown yang berjudul Da Vinci Code, yang memang menyimpan Lukisan-lukisan karya Da Vinci termasuk Monalisa, membuat Monumen ini sangat sayang jika terlewatkan.

IMG_023 IMG_024 IMG_025

(Muse de luvre)

  1. Belgia

Setelah puas menikmati Menara Eiffel, Cruise, Luvre dan selesai makan siang, kami melanjutkan ke Negara selanjutnya. Belgia. Tepatnya di Brusell. Disini kami tidak lama, hanya 2 lokasi yang kami kunjungi, yaitu Patung Manneken Pis yang sangat terkenal itu, yaitu patung yang menampilkan anak kecil yang sedang kencing. Konon anak kecil ini adalah anak yang sangat nakal sehingga di di hukum untuk tetap tinggal diatas pohon besar, dan kebetulan Belgia saat itu sedang perang, serta musuh berencana untuk meluluhlantakkan Belgia dengan Bom yang dipasang dibawah Pohon tersebut, nah saat Sumbu bom tersebut dinyalakan, si anak kecil tersebut mematikan Bom tersebut dengan air kencingnya. Dan selamatlah Belgia dari kehancuran. Sejak itu, Ikon Maneken Pis menjadi symbol keberuntungan bagi rakyat belgia.

IMG_8539 IMG_026_1

(Maneken Pis)

Destinasi ke 2 kami di belgia adalah Atomium. Monumen ini adalah Monumen berbentuk Kristal Besi yang di perbesar dengan diameter masing-masing bola 18 Meter, Yang dibangun 1958. Tidak seperti di Eiffel, kami hanya berhenti setengah jam untuk menikmati dan berfoto di Atomium. Cukup bagus, tapi karena kami baru saja mengunjungi Eiffel, maka monument ini jadi terkesan biasa saja ketika kami melihatnya.

IMG_8693

(Atomium)

IMG_8607

(Seniman alat music Tradisional di Grand Palace Brussel)

Oh ya… jangan sampai ketinggalan untuk membeli Coklat Belgia yang sangat fenomenal itu ya. Toko Coklat disamping kanan Patung Maneken Pis adalah “Toko Coklat Maneken Pis” yang paling ramai dikunjungi dan paling orisinil di Belgia. (katanya siiiihhh…).

  1. Belanda

Setelah satu hari di belgia, kami lanjutkan perjalanan menuju Negara selanjutnya, Belanda. Sepanjang jalan menuju kesana dengan Bis, lagi-lagi saya disuguhkan dengan pemandangan yang sangat bagus, yang mengingatkan saya dengan Swiss, yaitu Hamparan Rumput hijau, hamparan bunga-bunga Canola berwarna kuning yang katanya untuk bisa dijadikan minyak untuk mengobatan, serta peternakan sapi yang bersih dan terlihat sangat nyaman adalah pemandangan yang sangat sayang untuk saya lewatkan sepanjang perjalanan. Di Belanda, sangat jarang Kendaraan roda 4, yang banyak adalah sepeda dan Setelah sampai di belanda, kami langsung istirahat karena waktu maghrib sudah tiba yaitu jam 9 malam. (Iya, maghrib (terbenamnya matahari) di eropa rata-rata jam 9 – 10 malam)

IMG_8415 IMG_8481 IMG_8470 IMG_7250 IMG_8763 IMG_8768

(Foto sepanjang jalan menuju Belanda)

Lokasi pertama yang kami kunjungi adalah Alun-Alun kota Amsterdam. Dam Square. Sore itu alun-alun cukup ramai, ada peniup terompet khas Skotlandia yang sedang tampil di area alun-alun dan banyak muda-mudi belanda yang menikmati sore hari sekitar Dam Square. Transportasi kereta listrik, Burung Merpati yang sangat banyak dihamparan Alun-alun dan Istana Royal Palace adalah pemandangan yang sangat Eropa yang ada di Dam Square. Tambahan informasi, “kebebasan” Amserdam sangat bisa terlihat disini, karena disekitar Dam Square banyak Toko-toko yang dinegara kita pasti akan dilarang keberadaannya. Disini juga ada Museum sex yang isinya diorama dan manikin adegan-adegan erotis dan pose adegan intim yang diperuntukkan khusus dewasa.

IMG_8558 IMG_9814 IMG_9864 IMG_9859 IMG_9944 IMG_9832

(Dam Square dan Sekitarnya)

Dan akhirnya, kami menuju tempat Destinasi kami selanjutnya. KAUKENHOF GARDEN. Taman yang hanya buka pada Minggu akhir bulan Maret hingga pertengahan bulan May ini sangat mampu membuat saya “gagal move on” ke bunga yang lain untuk saya foto, karena setiap bunga yang ada disana sangat fotogenic untuk diabadikan. Jutaan jenis Bunga disana, dan banyak sekali jenis tulip yang ada di Taman Bunga ini. Taman bunga yang tepatnya berada di Kota Lisse Belanda ini sangat tertata rapi. Warna warni bunga begitu apik tersusun rapi dan Indah. Kanal-kanal yang ada di sekeliling Taman amat sangat apik ketika di tangkap kamera. Kaukenhof benar-benar surga bagi para wanita dan juga surga bagi para pecinta fotografi Makro, Landscape dan Portait. View yang indah dan pemandangan yang memanjakan mata dengan warna-warna alami, sangat bisa menyegarkan dan menyehatkan mata kita ketika memandangnya.

IMG_9114 IMG_9227 IMG_9231 IMG_9283 IMG_9303 IMG_8954 IMG_9047 IMG_9097 IMG_9109 IMG_8991 IMG_9073 IMG_031 IMG_032 IMG_033

(Taman Kaukenhof)

Setelah puas berkeliling di Kaukenhoff Garden, kami menuju destinasi terakhir yang tidak kalah indah dan khas. Kita mengunjungi Desa Nelayan Volendam di provinsi Noord- Holland. Desa pelabuhan yang berada dipesisir pantai dengan hamparan kapal nelayan khas belanda yang rapi, bersih dan nyaman. Burung-burung camar berterbangan di pesisir pantai dan bangku-bangku yang tertata rapi di pinggir pantai yang sepertinya memang disediakan untuk pelancong yang ingin menikmati pemandangan Desa nelayan ini. Dan lagi-lagi, lokasi ini sangat cocok bagi anda pecinta Foto landscape dan high Speed untuk memotret burung-burung camar yang berseliweran di atas anda. View di Desa ini amat sangat fotogenic.

IMG_9656 IMG_9717 IMG_9705 IMG_9533 IMG_9566 IMG_9640 IMG_9687 IMG_034 IMG_035

(Volendam)

Oh iya, jangan lupa untuk melakukan ritual wajib di Volendam. Yaitu Foto dengan Pakaian khas nelayan belanda disana. Di etalase studio disana, banyak foto2 tokoh Negara kita yang sudah foto dengan pakaian tersebut, sebut saja, Gusdur, Amin Rais, Mahfudz MD dan Artis-artis lainnya. Jadi jika anda foto disana, maka bisa dibilang anda telah sejajar dengan tokoh dan para artis tersebut. Hahahahahaha… Ngarep!!! Summary Perjalanan.

  1. Jakarta, transit di Dubai 5 Jam.
  2. Itali menginap 1 Malam
  3. Swiss Menginap 1 Malam
  4. Perancis Menginap 2 Malam
  5. Belgia 1 Hari
  6. Belanda.Menginap 2 Malam
  7. Belanda, Transit di Dubai 5 Jam.

Pesawat yang mengantar kami adalah Emirates Airlines dan Travel yang kami gunakan adalah TX Travel. Total perjalanan 9 Hari. Tips ketika berwisata ke Eropa Barat :

  1. Swiss : Kita bisa sedikit santai disini, kota yang aman dan nyaman.
  2. Itali : Di katedral Milan musti sedikit waspada pada orang-orang yang menawarkan jagung untuk pakan Merpati dan bisa jadi jebakan untuk diminta bayar dengan harga tinggi.
  3. Belgia : Aman.
  4. Perancis : Di Menara Eiffel adalah yang paling tetap waspada karena disini banyak imigran gelap yang sebetulnya tidak memiliki izin tinggal, dan tidak jarang beberapa oknumnya menyambi sebagai copet yang berkeliaran menunggu kita lengah. Di Muse De Luvre, kita harus lebih jeli lagi, bagi para wanita jangan terbuai dengan wajah tampan pria disekitar Muse de Luvre, karena sebagian mereka adalah pencopet yang siap menguras tas anda jika anda lengah. Dan juga di perancis bisa dibilang sangt jarang yang bisa bahasa Inggris, jadi siap-siap menggunakan bahasa Isyarat untuk aktifitas disana.
  5. Belanda : Relatif aman.

Yang tidak boleh terlewatkan :

Foto : Eiffel, Muse the Luvre, Kaukenhoff, Maneken Pis, Arc de Triomphe, Foto di Volendam dengan pakaian adat belanda.

Makanan : Waffle, Gelato, Kentang Goreng di sekitar Dam Square, Wine (utk yang non Muslim).

IMG_030IMG_8564IMG_9887

Souvenir : Jam tangan Swiss, Tas di Prancis, Bunga di Kaukenhof dan Foto di Pakaian belanda di Volendam. Catatan :

  1. Wisata ke Eropa dianjurkan tidak membawa Tas Imitasi.
  2. Jangan menaruh barang berharga didalam 1 tempat saja, pisah-pisah dan pilah penempatannya. Seperti Kartu Kredit, Pasport, uang Tunai dll, musti diperhatikan.
  3. Pakaian yang digunakan dianjurkan pakaian tebal, pakaian Long Jhon dan sarung tangan, mutlak di perlukan ketika mengunjungi Mount Titlis.
  4. Dalam membeli Souvenir, mungkin bisa diperhatikan Made in nya, karena Made in China amat sangat banyak dan berharga sangat miring disana. Yaaahh… karena tidak sering ke Eropa, berilah mereka oleh-oleh yang setidaknya tidak Made in China. IMHO. J
  5. Transit 5 jam di Dubai, tidak terasa, karena dibandara tersebut sangat memanjakan penghuninya dengan berbagai Toko dan gerai makanan serta souvenir yang sangat bisa membunuh waktu.
  6. Oh iya. Saya rasa TX Travel bisa jadi Rujukan untuk wisata yang nyaman untuk Liburan anda.

 

Salam dari saya. Ocehanburung.

????????????????????????????????????

Note : Keterangan lokasi sebagian didapat dari Wikipedia.

tulisan saya juga saya posting di ocehanburungdotcom


TAGS Eropa TX Travel Traveling Turki itali swiss perancis belgia belanda castello sforzesco duomo leonardo davinci pegunungan Alpen mount titlis luzern bridge of luzern arc the triomphe napoleon bonaparte les invalides Manara Eiffel Eiffel musee du luvre manneken pis atomium canola dam square kaukenhof kaukenhof garden volendam


-

Author

Search

Recent Post