• 30

    Nov

    Misteri Prasasti batu Tulis Part LVIII

    Robert berjalan mendekati Budi Wardhana, setelah cukup dekat dia langsung mengulurkan tangannya yang memegang kacamata dan meminta Budi untuk mencobanya. Ayo.. Cobalah kau pakai, lihat kearah tenggara dari gunung ini dan beritahu kepadaku apa yang kau rasakan.. Kata Robert. Budi menerima pemberian itu dengan pelan, lalu dia mengenakannya Gelap.. kata Budi Spontan, lalu dengan sigap, Robert segera mengatur beberapa tombol yang ada pada kacamata itu. Bagaimana ?? sudah pas?? Tanya Robert kepada Budi. Biar aku yang mengaturnya.. Pinta Budi dan mengatur sendiri tombol itu. Dan sesuatu yang luar biasa terjadi. Budi melihat, sebuah bukit tersembul dari balik awan yang menutupi Gunung salak. Dan dia mencoba membuka kacamata itu, dan bukit itu tidak terlihat, namun ketika dia mengenakan ka
    Read More
  • 20

    Oct

    Misteri Prasasti Batu Tulis Part LVII

    Budi wardhana terdiam mendengar penjelasan dari sahabatnya, ini yang pertama kalinya dia mengakui bahwa Robert jauh lebih mengerti tentang negaranya dibanding dia, ternyata memang selama ini apa yang dia lakukan untuk negaranya tidak jauh dari hanya sekedar pengejaran harta karun, namun ternyata apa yang ada di negaranya ini jauh dari pada itu, negaranya yang selama ini dia anggap sebagai Negara yang sangat ketinggalan jaman dan primitive, ternyata jika memang benar ap yang dikatakan Robert kepadanya, negaranya adalah Negara yang merupakan wilayah pertama di atas bumi ini yang palnig maju dan paling subur diantara Negara yang lain. Budi wardhana masih terdiam memandang peta yang dia pegang. Budi you still there? Tanya Robert setelah selesai mengepak keperluan untuk mendaki gunug salak so
    Read More
  • 29

    Sep

    Misteri Prasasti Batu Tulis Part LVI

    Lamunan Mang Darma yang membawanya kepada mitos yang di beritahu oleh neneknya tentang cerita kakeknya yang dikhianati oleh belanda yang berkaitan dengan pencarian harta karun ini buyar setelah Bram menepuk pundak Darma. Mang Darma terkesiap dan makin menggenggam benda putih itu, sebuah benda kecil berbentuk memanjang dengan ujung seperti mata busur panah. Sejenak Mang Darma dan Bram bertanya-tanya tentang benda putih bekilat tersebut. Sudahlah Mang biarkan jasad Kakekmu berada disini terlebih dahulu, nanti setelah semua ini tuntas, kita akan menjemputnya kembali dan mengeluarkannya dari sini sekarang mari kita lanjutkan tujuan utama kita kesini Kata Bram untuk menyadarkan Mang Darma atas situasi yang sebenarnya sangat genting ini. Mendengar apa yang dikatakan Bram, Darma segera meleta
    Read More
  • 31

    Aug

    Misteri Prasasti Batu Tulis Part LV

    Boleh aku mengajakmu keruang yang ada di lorong ini, aku yakin kau akan percaya dengan ku setelah aku memberitahumu tentang ini Kata Michael dengan tenang. Tidak ada pilihan bagi panji, pilihannya sudah dia jatuhkan untuk mengetahui lebih jauh tentang harta karun ini. Dia berjalan mengikuti langkah Michael. Sepuluh tahun aku menelusuri ini Panji aku mempertaruhkan gelar Doktorku untuk ini, dan aku tidak menyesal karena semakin aku dekat dengan negaramu, aku semakin yakin dengan kepastian mitos itu kata Michael sambil terus berjalan menyusuri lorong dibawah tanah. Tidak berapa lama, mereka sampai pada sebuah ruang yang lebih luas dari jalan yang sedari tadi mereka lalui, dan Michael berhenti didepan tembok luas dan lusuh didepannya. Dan Michael menekan tembok itu. Perlahan namun pasti,
    Read More
  • 25

    Aug

    Misteri Prasasti Batu Tulis Part LIV

    Yes Panji yes!! Kamu harus percaya saya saya tidak bohong, Demi Tuhan, saya bukan militer, saya hanya peneliti yang ikut dalam rombongan ini dan menginap bersama mereka… Saya mendapat Tugas tersendiri dari Badan Riset Negara saya di Amerika untuk meneliti kebenaran peta ini Kata Orang bule itu dengan sungguh-sungguh mengharap Panji mau mempercayainya. Saya tidak akan percaya pada siapapun selain pada Tuhan saya!!! Bodoh!! Kata Panji masih dengan nada tinggi dan tidak memberi sedikitpun peluang pada orang asing itu. Okey.. okey begini saja, bagaimana jika saya katakan, bahwa peta ditanganmu itu, mampu membuat para penjajah di pasundan ini, dan mungkin di seluruh nusantara negaramu bisa pergi dan angkat kaki dari sini Kata orang asing itu. Hahahahahahahahaha. Panji tertawa dengan k
    Read More
  • 10

    Jun

    Misteri Prasasti Batu Tulis Part LIII

    Pagi buta itu ditahun 1940, suara sirine dari tempat yang tidak terlihat, meraung-raung memecah kesunyian Kota Buitenzorg, serentak, suasana sepi yang tadinya menyelimuti sekitar Jembata merah kota bogor, berubah drastis, puluhan pejuang kemerdekaan serentak muncul dari persembunyiannya yang sduah siap dengan senjata seadanya dan juga sebagian membawa senapan hasil rampasan. Suara lantang dari Kapten Muslihat membakar semangat para pemuda-pemudi bogor untuk menggempur Benteng pertahanan sekutu di kota bogor yang saat ini dikenal dengan museum peta Bogor. Allahuakbaaarrr. Serbuuuuuuuu Teriak kapten muslihat dengan semangat di barisan paling depan. Dan serentak seluruh pejuang dibawah komandonya pun bergerak maju. Pasukan belanda yang pada malam harinya baru saja merayakan pendaratan mer
    Read More
  • 31

    May

    Misteri Prasasti Batu Tulis Part LII

    Ruang dalam gua yang sebelumnya gelap gulita, kini menjadi cukup terang dan membuat Bram dan kawan-kawannya makin dapat dengan baik melihat keadaan sekelilingnya. Jaka dengan mata keheranan sangat tidak percaya dengan apa yang mereka lihat didepan matanya, sebuah tembok yang dibangun dengan emas murni, karena dibangun dengan emas murni, maka dinding dalam gua itu cenderung elastis. Sehingga ruangan itu lebih tahan terhadap guncangan. Tiba-tiba suara jeritan terdengar di dalam ruangan itu, semua orang kaget dan menoleh kearah suara jeritan itu. Terlihat oleh mereka, Rani berlari menghambur kearah Doni dan langsung memeluk Doni. Doni jadi slaah tingkah, namun Rasa takut Rani yang dia dapat rasakan dari dekatnya tubuh Rani, membuat Doni jadi merangkul Rani dengan erat dan bertanya. Ada ap
    Read More
  • 25

    May

    Misteri Prasasti Batu Tulis Part LI

    So Budi, what you want to says to me?? Kata Robert sambil merebahkan punggungnya pada Jok Mobil milik Budi Wardhana. in english or Indonesia ? Tanya Budi sambil senyum. Okey.. Indonesia juga boleh Jawab Robert. Begini Robert, kau mungkin sudah bisa menebak magsud dari Suratku yang kukirim via kawanku Broto ini menyambung diskusi kita yang sudah intens selama ini tentang hubungan sejarah Indonesia, benua Altantis dan prasasti batu tulis dari aku membaca hasil risetmu dan pertanyaan besarmu dalam akhir tulisan bahwa kunci rahasia untuk menguak keberadaan benua Atlantis adalah dengan menguak satu misteri besar didaerah pasundan. Setelah menghubungkan bahwa memang ketika plato menggambarkan letak benua atlantis waktu itu adalah dengan cara terbalik. Dengan kata lain utara menurut plato ada
    Read More
  • 24

    May

    Misteri Prasasti Batu Tulis Part L

    Bram terus meluncur ke dalam lubang yang dia belum tau samasekali, dan terus meluncur, sampai akhirnya dia menabrak tubuh Sarah, keadaan yang gelap memaksa bram untuk meraba-raba apa yang ada disekitarnya. Dan Tubuh Sarah adalah salah satu yang tidak luput dari rabaannya. Bram ?? Tanya sarah dalam kegelapan yang sangat pekat. Sarah ?? oh Tuhan syukurlah kau tidak apa-apa kata bram dan tangan mereka bertemu lalu mereka saling mendekap. Cukup lama, sampai akhirnya Sarah melepaskan dekapan itu, dekapan hangat dari orang yang mungkin sangat dia sayangi. Apa yang harus kita lakukan Bram ?? kita terjebak Kata Sarah akhirnya bicara. Tidak sarah, kita tidak terjebak, inilah jalan masuk kedalam gunung ini, yah.. setidaknya itu yang dikatakan Mang Darma, diluar penampilannya yang sangat kampunga
    Read More
  • 14

    May

    Misteri Prasasti Batu Tulis Part XLIX

    Budi wardhana sangat senang dengan apa yang dibawa Broto untuknya, sebuah salian surat yang dia kirim keluar negeri untuk bisa membantunya dalam masalah ini. Jadi Siang ini mereka akan datang kesini ?? Tanya Budi kepada Broto yang masih tegang dengan apa yang sudah budi lakukan pada sahabatnya. Broto!!! Kemana kita harus menjemput mereka ?? Bentak Budi karena Broto tidak menggubris pertanyaanya. Sukarno Hatta bud sukarno hatta.Kata Broto tergagap, Broto mulai sadar bahwa dia memang telah tercebur pada masalah yang samasekali tidak dia inginkan. Setelah lama terdiam, broto menoleh kearah Budi Wardhana dan memandang dia dengan tajam. Mulanya ada sedikit kepercayaanku kalau kau tidak membunuh semua korban yang dituduhkan kepolisian kepada mu bud setidaknya karena aku tidak melihatnya, t
    Read More
- Next

Author

Search

Recent Post